Islamic Da'wah in Environmental Issues: Tiktok Metro Tv's Content Analysis on Bali Floods

Marya Ulfa, Nur Rovida Femila Sari, Lilik Hamidah

Abstract


This study examines the role of Islamic da'wah in environmental issues by highlighting the major flood that occurred in Bali on September 10, 2025. The low level of public awareness and concern for environmental preservation, which caused the flood, was not only due to natural factors but also due to environmental damage caused by human activities, as well as the suboptimal role of Islamic da'wah in building ecological awareness in society. This study uses a descriptive qualitative method with content analysis. The purpose of this study is to analyze the role of da'wah (Islamic outreach) on environmental issues, specifically through TikTok Metro TV's social media content, in educating the public about the causes and impacts of flooding. This data was obtained from TikTok Metro TV's social media platforms in the form of videos, observations of information broadcasts, and literature on Islamic da'wah and ecology. This study shows that flooding in Bali is not only caused by extreme rainfall, but also by decreased land absorption capacity, development that ignores spatial planning, dense buildings, and community habits that are less concerned about environmental issues, such as littering. Metro TV, through its TikTok account, plays a role in educating the public through short content explaining the causes and impacts of the floods in Bali. From an Islamic ecological perspective, environmental damage is seen as a facade of the earth's purpose (fil-ardh) and must be prevented. Therefore, collaboration between the community, government, media, and Islamic values is crucial to promote disaster mitigation and maintain environmental sustainability.

Keywords


Dakwah, Environmental Issues, Social Media.

Full Text:

PDF

References


Andini, R. (2022). Konservasi Lingkungan Berbasis Ekologi Integral Perspektif Al-Qur’an. Institut PTIQ Jakarta.

Anugrah, F. N. (2021). Kewenangan Tata Kelola Lingkungan Hidup Oleh Pemerintahan Daerah Dalam Prespektif Otonomi Daerah. Wasaka Hukum, 9(2), 202–222.

Asri, R. (2020). Membaca Film Sebagai Sebuah Teks: Analisis Isi Film “Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI).” Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial, 1(2), 74. https://doi.org/10.36722/jaiss.v1i2.462

Awaludin, A. (2025). Membangun Kesadaran Lingkungan melalui Gerakan Dakwah: Pendekatan Teori dan Praktik: Building Environmental Awareness through the Da’wah Movement: Theoretical and Practical Approaches. PROGRESIF: Jurnal Dakwah, Sosial, Dan Komunikasi, 2(1), 31–40.

Creswell, J. W. (2019). Research Design Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dam Campuran (4 ed). Pustaka Pelajar.

Dalimunthe, T., Sazali, H., Sati, A., Lubis, A. S., & Fitriani, D. (2024). Literasi Media Pendakwah Dalam Menyampaikan Konten Pembangunan Lingkungan Terhadap Masyarakat Di Kota Padangsidimpuan. Jurnal At-Taghyir: Jurnal Dakwah Dan Pengembangan Masyarakat Desa, 6(2), 271–284.

Fitriani, V., & Aliyudin, M. (2021). Dakwah dalam Pendekatan Konsep Ekologi. Tabligh: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 6, 80–99.

Hardiyanto, S., & Pulungan, D. (2019). Komunikasi efektif sebagai upaya penanggulangan bencana alam di Kota Padangsidimpuan. Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 3(1), 30–39.

Hardoyono, F. (2009). Menggagas Dakwah Penyelamatan Lingkungan. KOMUNIKA: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 3(1), 20–36.

Harits, M. (2025). Representasi Dakwah Ekologi Untuk Membangun Lingkungan Sehat Dalam Film Dokumenter “Air Mata Air.” UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan.

Hilabi, A. (2023). Dakwah Lingkungan Sebagai Alternatif Dalam Menyelesaikan Masalah Perubahan Iklim. Syiar: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 3(1), 1–8.

Kurniawaty, E., Andi, A., Langi, L. R., Tanggulungan, A., & Sari, Y. T. (2024). Teologi Penciptaan dan Tanggung Jawab Lingkungan: Pendekatan Kristen terhadap Krisis Ekologis. HUMANITIS: Jurnal Homaniora, Sosial Dan Bisnis, 2(10), 1494–1505.

Mulasari, S. A., Yuliansyah, H., Nafiati, L., Sulistyawati, Tentama, F., Sukesi, T. W., Sudarsono, B., & Ghozali, F. A. (2024). Ecomasjid Dan Kotribusinya dalam Pengelolaan Lingkungan dalam prespektif keagamaan, ekonomi, kesehatan masyarakat, pendidikan karakter dan pemberdayaan Masyarakat.

Nurdin, A. R., Idrus, M., & Permana, R. (2024). Strategi Dakwah Lingkungan Kader Hijau Muhammadiyah. JURNAL SYNTAX IMPERATIF: Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 4(6), 958–969.

Online, N. (22 C.E.). MENJAGA LINGKUNGAN HIDUP. 22. https://youtu.be/vZWauYcs8vQ?si=C7XgRWFzwhazRLKk

PRAJATAMA, M. R. T., & Muslim, M. (2025). PENGELOLAAN DRAINASE DALAM PENCEGAHAN BENCANA BANJIR DI KOTA PEKANBARU, PROVINSI RIAU. Institut Pemerintahan Dalam Negeri.

Qosim, A. M., & Ihsan, M. (2025). Tantangan Dakwah Islam di Tengah Keberagaman Budaya Indonesia. Sujud: Jurnal Agama, Sosial Dan Budaya, 1(3), 134–143.

Sarjito, A. (2025). Tantangan dan Peluang Dakwah Hijau di Era Digital: Studi Kualitatif pada Komunitas Muslim. Himmah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 9(1), 1037–1055.

Sartika, D. (2019). Pengelolaan Banjir Di Kota Samarinda Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Melalui Sumur Biopori. Jurnal Kebijakan Pembangunan, 14(1), 63–76.

Tanjung, L. A., Prandana, A., Kharomah, L. N., & Salsabila, S. (2025). Upaya Penghijauan Melalui Dakwah Peduli Lingkungan Hidup Di Desa Sambirejo. Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 75–81.

Taryana, A., El Mahmudi, M. R., & Bekti, H. (2022). Analisis kesiapsiagaan bencana banjir di Jakarta. JANE-Jurnal Administrasi Negara, 13(2), 302–311.

Thaib, E. J. (2011). Konsepsi Dakwah Islamiyah Dalam Konteks Konservasi Alam Dan Lingkungan. Al-Ulum, 11(1), 139–150.

Tim Antara. (n.d.). Penyebab & dampak banjir ekstrem di Denpasar Bali 10 September 2025. https://share.google/cZ9o3mVYY1r76IHV4

Tim Metro TV. (n.d.). Alih Fungsi Lahan Jadi Penyebab Banjir Besar di Bali. https://vt.tiktok.com/ZSftos4Mw/

Umam, M. H. (2024). Komparasi pemikiran Ekoteologi Badiuzzaman Said Nursi dan Seyyed Hossein Nasr. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.




DOI: http://dx.doi.org/10.29300/syi'ar.v25i2.10010

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Indexed by :