Filsafat Islam Klasik: Kontribusi, Perkembangan, dan Relevansinya dalam Dunia Modern

Awan Farih, Nagib Romadhony, Suadi Saad, Endang Saeful Anwar

Abstract


Abstract : Classical Islamic philosophy is a significant branch of thought that has played a crucial role in the development of knowledge and culture, both in the Islamic world and the West. This study aims to analyze the development of classical Islamic philosophy, the factors influencing it, and the contributions of key figures such as Al-Kindi, Al-Farabi, Ibn Sina, AlGhazali, and Ibn Rushd. The research employs a qualitative approach with historical analysis and literature studies on the primary works of Muslim philosophers. The findings indicate that classical Islamic philosophy evolved through interactions with Greek, Persian, and Indian philosophical traditions while being deeply influenced by Islamic teachings. Muslim philosophers sought to harmonize reason and revelation in understanding the nature of reality, knowledge, and ethics. Their ideas not only contributed to the advancement of knowledge within the Islamic world but also influenced Western philosophy, particularly during the Renaissance. Furthermore, this study highlights that classical Islamic philosophy remains relevant in the modern world, especially in fostering a balanced approach between rationality and spirituality. Thus, this research affirms that classical Islamic philosophy is an invaluable intellectual heritage that provides insights into the relationship between religion and reason, as well as solutions to contemporary social, ethical, and scientific challenges.

Keywords: Classical Islamic philosophy, Islamic thought, Muslim philosophers, rationality, spirituality.

Abstrak: Filsafat Islam klasik merupakan salah satu cabang pemikiran yang memainkan peran penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan, baik di dunia Islam maupun Barat. Studi ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan filsafat Islam klasik, faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta kontribusi tokoh-tokoh utama seperti Al-Kindi, Al-Farabi, Ibn Sina, Al-Ghazali, dan Ibn Rushd. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis historis dan studi literatur terhadap karya-karya utama filsuf Muslim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filsafat Islam klasik berkembang melalui interaksi dengan tradisi filsafat Yunani, Persia, dan India, serta mendapat pengaruh kuat dari ajaran Islam. Para filsuf Muslim berusaha mengharmoniskan akal dan wahyu dalam memahami hakikat realitas, ilmu pengetahuan, dan etika. Pemikiran mereka tidak hanya memberikan kontribusi terhadap perkembangan ilmu dalam dunia Islam tetapi juga berpengaruh pada filsafat Barat, terutama selama masa Renaisans. Selain itu, studi ini menemukan bahwa filsafat Islam klasik tetap relevan dalam dunia modern, terutama dalam membangun pemikiran yang seimbang antara rasionalitas dan spiritualitas. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa filsafat Islam klasik merupakan warisan intelektual yang berharga dalam memahami hubungan antara agama dan akal, serta dalam memberikan solusi terhadap tantangan sosial, etika, dan ilmu pengetahuan di era kontemporer.

Kata Kunci: Filsafat Islam klasik, pemikiran Islam, filsuf Muslim, rasionalitas, spiritualitas


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.29300/mtq.v9i2.8661

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexing by :

   

 

     

 

Creative Commons License
Jurnal Manthiq ini diterbitkan oleh UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan Disebarluaskan dengan perijinan dibawah Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License..

__________________________________________________

MANTHIQ: JURNAL FILSAFAT AGAMA DAN PEMIKIRAN ISLAM
UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
Jl. Raden Fatah, Pagar Dewa Kota Bengkulu 38211
Bengkulu, Sumatra Indonesia (0853-8130-5810)