Teologi Rasional dan Sains dalam Islam: Sintesis Ilmiah-Religius Menurut Ibnu Rusyd

Afifah Afifah, Muhammad Noval Ifkar, Sulaiman Sulaiman, Nasihun Amin

Abstract


Abstract: Ibn Rushd is one of the leading philosophers who sought to harmonize religion, philosophy, and science within the framework of Islamic teachings. He developed a synthesis between theology and science, based on philosophical and theological principles that emphasize reason as the primary means of interpreting revelation and the natural world. This study explores Ibn Rushd's contributions in integrating these three domains and examines the contemporary relevance of his ideas in uniting religion, philosophy, and science. Utilizing library research methods, data were collected from various sources including academic journals, scholarly articles, and books relevant to the theme. This study yielded several key findings. Among these is Ibn Rushd's assertion that reason is not only valid but also a necessary tool for understanding divine revelation and the workings of nature. This perspective offers a valuable paradigm for revitalizing scientific inquiry in Islamic educational settings. Furthermore, Ibn Rushd interprets Qur'anic verses to indicate that the universe was not created from absolute nothingness but from pre-existing matter. He believes that the Qur'an explicitly underscores the purposeful creation of nature for humanity, positioning humans as servants (khalifah) tasked with acquiring knowledge of the Creator's existence and oneness.

Keywords: Ibn Rushd, Qur'an, Philosophy and Science.

Abstrak : Ibnu Rusyd adalah salah satu filsuf terkemuka yang berusaha menyelaraskan agama, filsafat, dan sains dalam kerangka ajaran Islam. Dia mengembangkan sintesis antara teologi dan sains, didasarkan pada prinsip-prinsip filosofis dan teologis yang menekankan akal sebagai sarana utama untuk menafsirkan wahyu dan dunia alami. Studi ini mengeksplorasi kontribusi Ibnu Rusyd dalam mengintegrasikan ketiga domain ini dan meneliti relevansi kontemporer dari ide-idenya dalam menyatukan agama, filsafat, dan sains. Dengan memanfaatkan metode penelitian perpustakaan, data dikumpulkan dari berbagai sumber termasuk jurnal akademik, artikel ilmiah, dan buku yang relevan dengan tema. Studi ini menghasilkan beberapa temuan utama. Di antaranya adalah pernyataan Ibnu Rusyd bahwa akal tidak hanya valid tetapi juga alat yang diperlukan untuk memahami wahyu ilahi dan cara kerja alam. Sudut pandang ini menawarkan paradigma yang berharga untuk merevitalisasi penyelidikan ilmiah dalam pengaturan pendidikan Islam. Selain itu, Ibnu Rusyd menafsirkan ayat-ayat Al-Qur'an menunjukkan bahwa alam semesta tidak diciptakan dari ketiadaan mutlak melainkan dari materi yang sudah ada sebelumnya. Dia percaya bahwa Al-Qur'an secara eksplisit menggarisbawahi penciptaan alam yang bertujuan bagi umat manusia, memposisikan manusia sebagai pelayan (khalifah) yang ditugaskan untuk memperoleh pengetahuan tentang keberadaan dan keesaan Sang Pencipta.

Kata kunci : Ibnu Rusyd, Al Qur’an, Filsafat dan sains


Keywords


Ibn Rushd, Qur'an, Philosophy and science

Full Text:

PDF

References


Abror, Amaanulloh. “Pemikiran Ibnu Rusyd Tentang Pendidikan Dan Relevansinya Dengan Dunia Kontemporer.” Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr 10, no. 2 (2021): 128–40. https://doi.org/10.24090/jimrf.v10i2.4802.

Amaliano, Adam Gio. “Ibn Rusyd Meets Religion, Philosophy and Science.” INNOVATIO: Journal for Religious Innovation Studies 22, no. 2 (2022): 160–70. https://doi.org/10.30631/innovatio.v22i2.152.

Asnawan, Asnawan, Adam Gio Amaliano, Ihwan Nudin, Mohammad Wafa’ul Ghoni, and Muhammad Rofik. “Ibn Rusyd Mempertemukan Agama, Filsafat Dan Sains Relevasinya Dengan Pendidikan Islam.” JIEP: Journal of Islamic Education and Pedagogy 1, no. 1 (2024): 1–12.

Fitrianah, Delta, Rossi. “Ibnu Rusyd (Averroisme) Dan Pengaruhnya Dibarat.” El-Afkar: Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Tafsir Hadis 7, no. 1 (2018).

Ibad, Muslikhul, and Ahmad Dwi Nur Khalim. “Epistemologi Ibnu Rusyd (Telaah Relasi Wahyu Dan Rasio).” AN NUR: Jurnal Studi Islam 14, no. 1 (2022): 80–92. https://doi.org/10.37252/annur.v14i1.226.

Muhamad, Sahrul, Indah Rahmayanti, and Muhammad Fadli Ramadhan. “Relevansi Pendidikan Kurikulum Merdeka Belajar Dengan Pemikiran Saintis Muslim Ibnu Sina Dan Ibnu Rusyd.” Studia Religia : Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Islam 7, no. 2 (2023): 283–95. https://doi.org/10.30651/sr.v7i2.20587.

Mursyidah. “Konsep Penciptaan Alam Menurut Ibn Rusyd,” 2018.

Ngazizah, Dhaoul, and Kholid Mawardi. “Integrasi Filsafat Dan Agama Dalam Perspektif Ibnu Rusyd.” JIME 8, no. 1 (2022): 588–95.

Qomaruddin, Muhammad, Wida Nengsih, and Fahmi Firdaus Hilmi. “Pendekatan Kalam Ibnu Rusyd ( Analisis Studi Islam Pendekatan Teologis Nalar Burhani ).” Sharia 1, no. 2 (2024).

Salabi, Agus Salim. “Konstruksi Keilmuan Islam (Studi Pemikiran Ibnu Rusyd Tentang Ontologi Dan Epistimologi).” ITQAN: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan 12, no. 1 (2021): 47–66. https://doi.org/10.47766/itqan.v12i1.188.

Shihab, M. Quraish. Al Qur’an Dan Maknanya. Bandung: Lentera hati, 2021.

Suresman, Edi. FILSAFAT ISLAM. ITC-UPI Bandung, 2022. https://books.google.co.id/books?id=NoirEAAAQBAJ&printsec=frontcover&hl=id&source=gbs_ge_summary_r&cad=0#v=onepage&q&f=false.

Wahyudi, Kaipal. “Filsafat Ibnu Rusyd Hubungan Akal Dengan Wahyu.” Indonesian Journal of Islamic and Social Science 1, no. 2 (2023): 5–24. http://repo.iain-tulungagung.ac.id/5510/5/BAB 2.pdf.




DOI: http://dx.doi.org/10.29300/mtq.v9i2.8482

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexing by :

   

 

     

 

Creative Commons License
Jurnal Manthiq ini diterbitkan oleh UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan Disebarluaskan dengan perijinan dibawah Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License..

__________________________________________________

MANTHIQ: JURNAL FILSAFAT AGAMA DAN PEMIKIRAN ISLAM
UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
Jl. Raden Fatah, Pagar Dewa Kota Bengkulu 38211
Bengkulu, Sumatra Indonesia (0853-8130-5810)