Mengembangkan Husnuzon Pada Remaja Agar Terhindar Dari Overthinking

Lela Nur Alifah

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk overthinking yangdialami mahasiswa serta menganalisis strategi coping yang digunakan dalammengatasinya melalui perspektif husnuzon, dukungan sosial, dan praktikreligius. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptifdengan teknik wawancara mendalam terhadap tiga mahasiswa semester tiga.Proses analisis data meliputi tahapan open coding, axial coding, dan selectivecoding untuk menemukan pola, kategori, dan tema utama. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa overthinking mahasiswa umumnya dipicu oleh tekananakademik, seperti tugas yang menumpuk dan batas waktu yang berdekatan, sertafaktor relasional yang berkaitan dengan ketidakpastian komunikasi dandinamika hubungan. Untuk mengatasi kondisi tersebut, mahasiswa menerapkantiga kelompok strategi coping, yaitu coping sosial, coping pragmatis, dan copingreligius. Coping sosial dilakukan dengan berbagi cerita, meminta dukunganteman, dan bekerja sama dalam menyelesaikan tugas sehingga dapat mengurangibeban emosional. Coping pragmatis mencakup upaya mengelola tugas secarabertahap, memprioritaskan pekerjaan, serta meningkatkan kemampuanmanajemen waktu. Sementara itu, coping religius meliputi praktik ibadah sepertisalat, doa, dan zikir yang berfungsi memberikan ketenangan emosional dankeyakinan spiritual. Ketiga bentuk coping tersebut bekerja secara sinergis dalammenurunkan tingkat overthinking dan meningkatkan ketahanan psikologismahasiswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa regulasi emosi, dukungansosial, dan manajemen tugas yang efektif merupakan elemen penting dalammembantu mahasiswa menghadapi tekanan akademik dan relasional. Temuanini memberikan implikasi bagi institusi pendidikan untuk mengembangkanprogram pendampingan psikologis, pelatihan manajemen waktu, sertapembinaan religius guna memperkuat kesejahteraan mental mahasiswa.

Keywords


Kata kunci: overthinking; mahasiswa;coping sosial;coping religius; manajemen tugas;husnuzon; kesehatan menta

Full Text:

PDF

References


Agnia, M., Luthfiyati, S., & Salsabila, S. A. (2024). Hubungan antara husnuzan dan ketenangan hati pada Gen Z menurut perspektif Islam

Cahyani, P. (2024). Pengaruh efikasi diri, husnuzan, dan dukungan sosial terhadap kecemasan masa depan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Fairuzzahra, D. A., Aryandari, D., & Purwadi, M. (2018). Hubungan antara husnudzon dan kecemasan pada mahasiswa.

Haniyah, D. R. (2023). Pengaruh terapi husnudzon untuk menurunkan perasaan rendah diri siswa.

Karentina, S., Sukarelawan, A. G., & Sutarti. (2025). Pengaruh sikap husnudzon terhadap pergaulan teman sebaya siswa SMK.

Maulana, M. A. (2025). Peran psikologi dakwah dalam menyikapi fenomena overthinking remaja Muslim.

Masrukhin, A. R., Maulana, P., Syarofi, M., & A’yun, K. (2023). Terapi husnudzon dalam membangun keharmonisan pertemanan santri.

Rahmah, M. (2021). Husnuzan dalam perspektif Al-Qur’an serta implementasinya dalam memaknai hidup.

Samanda Alam, S., Basuki, R., & Faizin, C. (2022). Hubungan antara sikap sabar dan husnudzon dengan manajemen stres pada mahasiswa.

Wijaya, Z. (2025). Hubungan antara husnudzon dengan kecemasan sosial pada remaja pengguna media sosial.

Cohen, S., & Wills, T. A. (1985). Stress, social support, and the buffering hypothesis. Psychological Bulletin, 98(2), 310–357.

Compas, B. E., Jaser, S. S., Dunbar, J. P., Watson, K. H., Bettis, A. H., Gruhn, M., & Williams, E. K. (2017). Coping, emotion regulation, and psychopathology in childhood and adolescence: A meta-analysis. Psychological Bulletin, 143(9), 939–991.

Folkman, S., & Moskowitz, J. T. (2004). Coping: Pitfalls and promise. Annual Review of Psychology, 55, 745–774.

George, L. S., & Park, C. L. (2016). Meaning in life as comprehension, purpose, and mattering: Toward integration and new research questions. Review of General Psychology, 20(3), 205–220.

Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, appraisal, and coping. Springer.

Nolen-Hoeksema, S. (1991). Responses to depression and their effects on the duration of depressive episodes. Journal of Abnormal Psychology, 100, 569–582.

Park, C. L. (2005). Religion and meaning. In R. F. Paloutzian & C. L. Park (Eds.), Handbook of the psychology of religion and spirituality (pp. 295–314). Guilford Press.

Pargament, K. I. (1997). The psychology of religion and coping: Theory, research, practice. Guilford Press.

Schnitker, S. A., & Richardson, K. (2019). Religious and spiritual virtues as adaptive responses to adversity. Journal of Psychology and Theology, 47(3), 143–158.

Taylor, S. E. (2012). Health psychology (8th ed.). McGraw-Hill.




DOI: http://dx.doi.org/10.29300/istisyfa.v4i2.9930

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Lela Nur Alifah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.