Pola Komunikasi Qur’ani: Refleksi Terhadap Kesantunan Komunikasi antara Mahasiswa dan Dosen di Perguruan Tinggi
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan cara berbicara yang berlaku antara mahasiswa dan dosen di IAIN Curup, Kabupaten Rejang Lebong. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif, yang digunakan untuk memahami apa yang dialami subjek penelitian. Data yang digambarkan dalam penelitian ini mencakup interaksi antara mahasiswa dan dosen, baik melalui komunikasi lisan maupun media perpesanan instan seperti WhatsApp. Teori yang digunakan adalah Term Kesantunan Berbahasa dalam Al-qur'an dan teori kesantunan berbahasa yang dikemukakan oleh Leech. Sumber data berasal dari percakapan antara mahasiswa dan dosen, baik yang terjadi langsung maupun melalui media sosial perpesanan instan. Pengumpulan data dilakukan dengan tiga teknik: simak, sadap, dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari enam maksim kesantunan berbahasa yang diajukan oleh Leech, tiga di antaranya sering digunakan oleh mahasiswa terhadap dosen di di IAIN Curup, Kabupaten Rejang Lebong., pujian/penghargaan (approbation maxim), maksim kerendahan hati (modesty maxim), dan maksim persetujuan/penerimaan (aggrement maxim). Sementara itu, tidak ditemukan adanya penggunaan maksim kebijaksanaan (tact maxim), maksim kedermawanan (generosity maxim), dan maksim simpati (sympathy maxim). Hasil analisis data juga menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa mematuhi aturan kesantunan berbahasa, hanya ditemukan sedikit ketidakpatuhan kesantunan berbahasa.
Keywords
References
Al-Buruswi, I. (2018).Terjemahan Tafsir Ruhul Bayan jilid 5. Bandung: CV. Diponegoro.
Al-Zamakhsyari,Mahmud bin „Umar.(2020). Tafsir al-Kasysyaf.Cet. II. Beirut: Dar al- Ma‟rifah.
Al-Andalusi, Abu Muhammad bin „Athiyah, (2021). Al-Muharrir Al-Wajij fi Tafsir Al- Kitab Al-„Aziz, Cet. I. Libanon: Dar al-Kutub al-„Ilmiyah.
Astuti, R. W. (2011). “Komunikasi Orang Tua dan Anak Prespektif Kisah dalam Al- Qur‟an”. Tesis. Yogyakarta: Program Studi Agama dan Filsafat Konsentrasi Studi al-Qur‟an dan Hadis Pasca Sarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Al-Qurthubi, Muhammad bin Ahmad.(2020). Ll-Jami‟ Li Ahkam Al-Qur`an, Jilid 7, Cet. I. Beirut: Dar al-Kutub al-„Ilmiyah.
Al-Maraghi.(2018). Tafsir al-Maraghi, Jilid 3. Beirut: Dar al-Fikr. Al- Khazin. (t.th)Tafsir al-Khazin. Beirut: Dar al-Fikr.
As-Shiddiqi, H. (2010). Tafsir al-Bayan, jilidI. Bandung: al-Maarif.
Badruzaman, A. (2014). Etika Berkomunikasi: Kajian Tematik Term Qaul Dalam Al- Qur‟an. Jurnal Epistemé.Volume 9.Nomor 1.
Gunawati, R., dkk., (2016). “Hubungan Antara Efektivitas Komunikasi MahasiswaDosenPembimbing Utama Skripsi dengan Stres dalamMenyusun Skripsi Pada Mahasiswa ProgramStudi Psikologi Fakultas KedokteranUniversitas Diponegoro”. Jurnal Psikologi Universitas Diponegoro Vol.3 No. 2,Desember
Hamka.(1983). Tafsiral-Azhar.Juz 15. Jakarta: Bulan Bintang. Hidayat, R. (2017). “Perilaku Etis Dosen dalam Perspektif Efikasi Diri, Kepemimpinan, dan Komunikasi Interpersonal.”PedagonalJurnal Ilmiah Pendidikan. Vol.1 No.1
Islami, D. I. (2018). “Konsep Komunikasi IslamDalam Sudut Pandang Formula Komunikasi Efektif”. Wacana Volume XII No.1, Februari Jawhari, T.(t.th).al- Jawahir fiTafsir al-Qur‟an, juz 2. Mesir: tp.
Kurniawan, I. (2017). “Etika Pola Komunikasi dalam Al-Qur‟an”. Skripsi. Jakarta: Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah
Rahmat,J.(2020).“Prinsip-prinsip Komunikasi Menurut Al-Qur‟an”, Audenta, Vol. I, No. 1 35-36.
Mudlofir, A. (2011). Pendidikan Karakter Melalui PenanamanEtikaBerkomunikasi dalam Al-Qur‟an, ISLAMICA. Vol. 5, No. 2 Muis, A. (1999).Etika Komunikasi Masa dalam Pandangan Islam. Jakarta: Logos.
Mujib, A. dan Mudzakir, J. (2016).Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: Kencana. Muharomi, L. S. (2017). “Hubungan Antara Tingkat KecemasanKomunikasi Dan
Konsep Diri dengan KemampuanBeradaptasi Mahasiswa Baru”. Skripsi. Semarang: Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikUniversitas Diponegoro
Mulatsih, S. (2018). Ketidaksantunan Berbahasa pada Pesan Singkat Mahasiswa ke Dosen. Prosiding Seminar Nasional“Ketidaksantunan Berbahasa dan Dampaknya dalam Pembentukan Karakter”
Nata, A. (2016). Prespektif Islam tentang Strategi Pembelajaran. Jakarta: Kencana Poerwardarmita,WJS.(1985). Kamus Umum Bahasa Indonesia.Jakarta: Balai Pustaka. Santoso, H. P. (1998). Tingkat Kecemasan Komunikasi Mahasiswa dalam Lingkup Akademis. Laporan Penelitian. Semarang: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Diponegoro Sauri, S. H.(2014). Ingin Mabrur Berbicaralah dengan Santun. Jakarta: GemaHaji. Shihab, Q. (2000). Tafsir al-Misbah Jilid II. Jakarta: Lentera Hati
Sholihin, A. M. (2011). “Etika Komunikasi Lisan Menurut Al-Qur‟an: Kajian Tafsir Tematik”. Skripsi. Jakarta: Jurusan Tafsir Hadits Fakultas Ushuludin Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah
Utomo, P. C., dkk. (2016). Hubungan Komunikasi Interpersonal Mahasiswa dengan Dosen dan Antar Mahasiswa dengan Motivasi Belajar.Jurnal Keterapian Fisik, Volume 1, No 2, November
Yusuf, K. M. (2015). Tafsir Tarbawi: Pesan-pesan Al-Qur‟an tentang Pendidikan.
Jakarta: Amzah.
DOI: http://dx.doi.org/10.29300/jpkth.v14i2.8532
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 El-Afkar: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Tafsir Hadis
Indexing by :

_________________________________________________
El-Afkar: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Tafsir Hadis
Institut Agama Islam Negeri Bengkulu
Raden Fatah Street, District of Pagar Dewa, Bengkulu City, 38211
Bengkulu, Sumatra, Indonesia





