Transformasi Nilai Kepemimpinan Khulafaur Rasyidin dalam Sistem Pendidikan Era Kontemporer

rosyida amalia, Eva Kholiifatus Sa'diyah, mashur suhadak, muhammad abdul faqih arroihan, nilna muna, meynanda zahrani putri, yulia ainun nadziroh

Abstract


This study aims to examine the transformation of the leadership values of the Khulafā’ al-Rāshidīn in the development of Islamic education and their relevance to strengthening Islamic educational systems in the contemporary era. The focus of the study is directed toward the pedagogical principles implemented by Abū Bakr al-Ṣiddīq, ʿUmar ibn al-Khaṭṭāb, ʿUthmān ibn ʿAffān, and ʿAlī ibn AbīṬālib, as well as how their values of exemplary leadership, justice, moral integrity, and the cultivation of knowledge can be adapted within modern educational contexts. This research employs a qualitative approach using a descriptive-historical method through the analysis of classical sources, historical books, scholarly journal articles, and relevant academic documents. The findings indicate that Islamic education during the period of the Khulafā’ al-Rāshidīn established a crucial foundation through the standardization of the Qur’anic manuscript, the development of early educational institutions, structured teaching systems, and the integration of intellectual development, moral formation, and spiritual reinforcement. In the contemporary context, these values demonstrate strong relevance in addressing modern educational challenges, such as moral crises, weak character internalization, and imbalances between academic achievement and ethical development. This study concludes that transforming the leadership values of the Khulafā’ al-Rashidīn into modern educational systems can strengthen the harmony between knowledge and morality and foster the development of a generation that is ethical, knowledgeable, and adaptive to the dynamics of the times.

Penelitian ini bertujuan mengkaji transformasi nilai-nilai kepemimpinan Khulafaur Rasyidin dalam pengembangan pendidikan Islam serta relevansinya bagi penguatan sistem pendidikan Islam pada era kontemporer. Fokus kajian diarahkan pada prinsip-prinsip pedagogis yang diterapkan oleh Abu Bakar as-Siddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib, serta bagaimana nilai keteladanan, keadilan, integritas moral, dan pengembangan keilmuan mereka dapat diadaptasikan dalam konteks pendidikan modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-historis melalui analisis sumber-sumber klasik, buku sejarah, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam pada masa Khulafaur Rasyidin meletakkan fondasi penting melalui standarisasi mushaf Al-Qur’an, pengembangan lembaga pendidikan awal, sistem pengajaran yang terstruktur, serta integrasi antara pengembangan intelektual, pembinaan akhlak, dan penguatan spiritual. Dalam konteks kontemporer, nilai-nilai tersebut memiliki relevansi kuat untuk menjawab tantangan pendidikan modern, seperti krisis moral, lemahnya internalisasi karakter, dan ketidakseimbangan antara capaian akademik dan etika. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi nilai kepemimpinan Khulafaur Rasyidin ke dalam sistem pendidikan modern dapat memperkuat harmonisasi antara ilmu dan akhlak serta mendorong terbentuknya generasi yang berintegritas, berilmu, dan adaptif terhadap dinamika zaman

Full Text:

PDF

References


Adib, M. (2021). Pendidikan Islam pada Masa Khulafaur Rasyidin: Sebuah Tinjauan. Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 11(2), 145–158.

Aminah, S. (2015). Pemerataan Akses Pendidikan Islam pada Masa Klasik. Jurnal Pendidikan Islam, 6(1).

Amyus, R., & Roza, M. (2019). Distribusi Guru Sahabat pada Masa Khulafaur Rasyidin. Al-Fikrah: Jurnal Studi Islam, 8(1), 55–68.

Auliyah, D. D., Rahayu, S., Habibah, N., & Ifendi, M. (2024). Keteladanan akhlak Khulafaur Rasyidin dalam pengembangan karakter Muslim. Jurnal Ulimuna, 1(1).

Auliyah, N., Hasanah, I., & Ramadhani, L. (2024). Relevansi Pemikiran Pendidikan Khulafaur Rasyidin terhadap Sistem Pendidikan Modern. Jurnal Al-Madrasah, 14(1), 12–25.

Barella, Y. (2023). The concept of Islamic education during the period of the Khulafaur Rasyidin: A comprehensive approach in forming intellectual, spiritual, and moral development. Intiqad: Jurnal Agama Dan Pendidikan Islam, 15(2).

Fatah, A. (2011). Pemerintahan al-Khulafa ar-Rasyidin: Analisis Sosial dan Politik. Jurnal Sejarah Islam, 3(2), 101–120.

Laili, F., Rahmawati, N., & Zain, M. (2014). Keteladanan sebagai Metode Pembentukan Karakter. Jurnal Pendidikan Karakter, 5(3), 233–245.

Malik, A., Dahnuss, D., & Leo Shanty, I. (2019). Implementasi Pendidikan Karakter di Lingkungan Keluarga Masyarakat Sebauk, Kota Tanjungpinang. Jurnal Anugerah, 1(1), 1–7. https://doi.org/10.31629/anugerah.v1i1.1651

Mardiah, N., Surya, T., & Mahfudz, A. (2023). Pendidikan Karakter Berbasis Keteladanan dalam Perspektif Islam. Jurnal Pendidikan Islam Nusantara, 10(2), 45–58.

Munawaroh, N., & Kosim, M. (2021). Pendidikan Islam masa Khulafaur Rasyidin dan perannya dalam pengembangan pendidikan Islam. Jurnal Kawakib, 2(2), 78–89.

Munawaroh, S., & Kosim, M. (2023). Pembaruan Sistem Pendidikan Islam di Era Globalisasi. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 15(3), 112–130.

Nuryadin, A. (2025). Kontribusi Strategis Khulafaur Rasyidin dalam Pengembangan Pendidikan Islam. Jurnal Studi Keislaman, 9(1), 77–92.

Okhtiyanto, S. (2023). Urgensi Pemahaman Al-Qur’an dan Hadis dalam Membangun Karakter Peserta Didik. Jurnal Ta’lim, 15(2), 90–104.

Pasaribu, A., & Zalnur, M. (2023). Pengaruh Pemikiran Ali bin Abi Thalib terhadap Tradisi Keilmuan Islam. Jurnal Ilmu Keislaman, 7(1), 25–39.

Rachmadhani, A. (2021). Otoritas Keagamaan di Era Media Baru. Panangkaran: Jurnal Penelitian Agama Dan Masyarakat, 5(2), 150–169. https://doi.org/10.14421/panangkaran.v5i2.2636

Rachman, Rachman Widodo, W. (2023). Pendidikan Islam Masa Khulafaur Rasyidin dan Kontekstualisasinya Pada Pendidikan Islam Masa Kini. Al-Mikaj, 4(1), 250–259.

Rani, L., Iltizam, M., & Hilalludin, H. (2025). Sistem Pendidikan Islam pada Masa Umar bin Khattab: Studi Perkembangan Lembaga Ilmu. Jurnal Tarbiyah Dan Sejarah Islam, 4(1), 1–14.

Sabtina, N. (2023). Hambatan dalam pengembangan pendidikan Islam: Studi kasus kontemporer. Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 10(4), 200–215.

Safii, M., & Cahyono, A. (2022). Keteladanan dalam Pendidikan Islam Modern: Studi terhadap Nilai Kepemimpinan Khulafaur Rasyidin. Jurnal Pendidikan Karakter Islam, 8(2), 112–129.

Sardiman, A. . (2006). Interaksi dan Motivasi Belajar-Mengajar. PT Raja Grafindo Persada.

Tambak, S., & Sukeni, I. (2024). Peran Nabi Muhammad SAW dalam pengembangan pendidikan Islam. Jurnal Studi Keislaman, 14(1), 23–40.

Zebua, R. S. Y., Hidayat, R., & Yusuf, M. (2020). Implementasi Nilai Pendidikan Islam pada Era Modern. Jurnal Pendidikan Islam Modern, 12(3), 155–170.




DOI: http://dx.doi.org/10.29300/ttjksi.v10i2.10023

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Tsaqofah dan Tarikh: Jurnal Kebudayaan dan Sejarah Islam

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Index By:

   

 

<a title="issuu" href="https://issuu.com/iainbengkulu" target