Analysis of DSN MUI Fatwa No. 77/DSN-MUI/VI/2010 Concerning Non-Cash Gold Purchases and Sales

Nurfajri Siswi, Nurjanah Ismail, Yuni Roslaili, Abdul Manan, Muhammad Ash Shiddiqi

Abstract


This study aims to examine the legal basis and views of Islamic scholars regarding the practice of non-cash gold trading and assess its compliance with Islamic economic principles, particularly regarding the permissibility of such practices as regulated in the DSN-MUI Fatwa No. 77/DSN-MUI/V/2010, considering that gold now has a dual role as an investment tool and a high-value commodity. Using a qualitative methodology through a comprehensive literature review sourced from the Quran, hadith, DSN-MUI fatwa, and inter-school fiqh literature, this study examines in depth the legal arguments that form the basis for the permissibility of non-cash gold transactions. The findings show that DSN-MUI permits such practices with the application of strict conditions, including certainty of ownership, price transparency, and avoidance of usury elements, and this view is in line with the thoughts of some scholars such as Ibn Taimiyah and Ibn Qayyim who provide room for legal adaptation to the development of the modern economic system as long as Islamic principles are maintained. The main contribution of this research lies in the affirmation and integrative argumentation that non-cash gold buying and selling can be justified according to sharia as long as the principles of justice, transparency, and prudence are met, so that this practice is not only consistent with the objectives of sharia to realize benefits and prevent losses, but also relevant in answering the needs of gold transactions in the contemporary era.

 

Penelitian ini bertujuan mengkaji dasar hukum dan pandangan ulama mengenai praktik jual beli emas tidak tunai serta menilai kesesuaiannya dengan prinsip ekonomi syariah, khususnya terkait kebolehan praktik tersebut sebagaimana diatur dalam Fatwa DSN-MUI No. 77/DSN-MUI/V/2010, mengingat posisi emas yang kini memiliki peran ganda sebagai alat investasi sekaligus komoditas bernilai tinggi. Menggunakan metodologi kualitatif melalui kajian pustaka komprehensif yang bersumber dari Alquran, hadis, fatwa DSN-MUI, dan literatur fikih lintas mazhab, penelitian ini menelaah secara mendalam argumentasi hukum yang menjadi dasar diperbolehkannya transaksi emas secara tidak tunai. Hasil temuan menunjukkan bahwa DSN-MUI membolehkan praktik tersebut dengan penerapan syarat-syarat ketat, antara lain adanya kepastian kepemilikan, transparansi harga, serta penghindaran dari unsur riba, dan pandangan ini sejalan dengan pemikiran sebagian ulama seperti Ibnu Taimiyah dan Ibnu Qayyim yang memberikan ruang adaptasi hukum terhadap perkembangan sistem ekonomi modern selama prinsip syariah tetap terjaga. Kontribusi utama penelitian ini terletak pada penegasan dan argumentasi integratif bahwa penjualan beli emas tidak tunai dapat dibenarkan secara syariah selama prinsip keadilan, keterbukaan, dan kehati-hatian terpenuhi, sehingga praktik tersebut tidak hanya konsisten dengan tujuan syariah untuk mewujudkan kemaslahatan dan mencegah kerugian, tetapi juga relevan dalam menjawab kebutuhan transaksi emas pada era kontemporer.


Keywords


buying and selling gold, DSN-MUI Fatwa No. 77/2010; sharia economics; usury; ownership

Full Text:

PDF

References


Abdul Fatah Idris. Istinbāṭ al-Ḥukm ‘inda Ibn al-Qayyim. Pustaka Zaman, 2007.

Abdullah bin Abdurrahman. Taysīr al-‘Allām Syarḥ ‘Umdat al-Aḥkām, terj. Fathul Mujib. Cahaya Tauhid Press, 2010.

Adhi Kusumastuti, A. M. K. Metode Penelitian Kualitatif. Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo (LPSP), 2019.

Ahmad Riawan Amin. Satanic Finance. PT Ufuk Publishing House, 2012.

Amir Syarifuddin. Uṣūl al-Fiqh (Jilid I). Kencana, 2003.

As-Shan‘ani. Subul as-Salām terj. Abu Bakar Muhammad (Jilid 3). Al-Ikhlas, 1995.

Burhanuddin, N.. Akar dan Motif Fundamentalisme Islam: Reformulasi Tipologi Fundamentalisme dan Prospeknya di Indonesia. Wawasan: Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya 1, no. 2 (2016): 199–210. https://doi.org/https://doi.org/10.15575/jw.v1i2.831.

CD Room Hadis. Shahih al-Bukhari, dalam M. al-Ḥadīts asy-Syarif (Edisi ke-2). Global Islamic Software Company, 1997.

Departemen Agama RI. Al-Qur’an dan Terjemahannya. Pelita IV, 1984-1985

Dede Al-Mustaqim. Analisis Praktik Jual Beli Emas Secara Non-Tunai di Indonesia Berdasarkan Fatwa DSN-MUI No. 77/DSN-MUI/V/2010. Al-Wajih: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 4, no. 1 (2023).

Dewan Syariah Nasional. Majelis Ulama Indonesia. Fatwa DSN-MUI No. 77/DSN-MUI/V/2010 tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai. Jakarta: DSN-MUI, 2010.

Dewan Syariah Nasional. Pedoman Fatwa DSN-MUI dan Implementasi di Lembaga Keuangan Syariah. Jakarta: DSN-MUI, 2015.

Djazuli. Kaidah-Kaidah Fikih. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2007.

Dwi Novita, Asnaini, H. M. P. Correlation Between Conventional Theory and Islamic Economic Thought. Madania: Jurnal Kajian Keislaman 27, no. 2 (2022): 181–192.

Hadi Nur Taufiq, Murdiono, M. A. Konsep Muamalah dalam Islam. Malang: UMM Press, 2023.

Hardiati, N., Latifah, I., Fitriani, F. Jual Beli Emas Secara Kredit Perspektif Hukum Ekonomi Islam. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial 2, no, 3 (2024): 97–101.

Ibnu Qayyim al-Jawziyyah. I‘lām al-Muwaqqi‘īn ‘an Rabb al-‘Ālamīn (Jilid 2). Beirut: Dār al-Kutub al 'Ilmiyyah, 1991

Ibnu Qudāmah. al-Mughnī terj. Anshari Taslim (Jilid 5). Jakarta: Pustaka Azzam,2008.

Ibnu Rushd. Bidāyat al-Mujtahid wa Nihāyat al-Muqtaṣid, terj. Imam Ghazali dan Achmad Zaidun (Cet. ke-3). Jakarta: Pustaka Amani, 2007.

Ibn Khaldūn. al-Muqaddimah (Jilid 2). Beirut: Dār al-Fikr, 1990.

Johari, M. Re-Interpretation of Islamic Transaction Principles in Economic Activities. Madania: Jurnal Kajian Keislaman 27, no. 1 (2023): 23–34.

M. Syafi’i Antonio. Bank Syariah: Dari Teori ke Praktik. Jakarta: Gema Insani Press., 2001

Madjid, S. S. Prinsip-Prinsip (Asas-Asas) Muamalah. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah 1, no. 1 (2018): 23

Manan, A. Diskursus Fatwa Ulama Tentang Perayaan Natal. MIQOT 1, , no. 1 (2016): 25–43.

Muslim bin al-Ḥajjāj an-Naisābūrī. Ṣaḥīḥ Muslim. (n.d.). Kitab al-Buyū’, Bab Ṣarf wa Bay’ al-Dhahab bi al-Waraq Naqdan, hadis no. 2970. Diakses 8 November 2025. https://muhammadbasuki.web.id/kitab/hadis/shahih-muslim/no/2970.

Mustaqim, D. A. M. Tinjauan Fatwa DSN-MUI Nomor 77/DSN-MUI/V/2010 Tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai., 2024

Mustaqim, D. A. M. Analisis Praktik Jual Beli Emas Secara Non-Tunai di Indonesia Berdasarkan Fatwa DSN-MUI No. 77/DSN-MUI/V/2010. Al-Wajih: The Journal of Islamic Studies, 2024.

N. Nurliana. Metode Istinbath Hukum Muhammad bin Ismail al-Bukhari. Al-Fikra: Jurnal Ilmiah Keislaman 5, no. 2 (2026): 130–136.

Nadid, Erdin, dan O. F. S. W. Analisis Hukum Islam terhadap Transaksi Jual Beli Emas Non Tunai dan Batasan Minimal Gramasi pada Fitur Emas dalam Aplikasi DANA. Jurnal Masharif al-Syari‘ah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah 9, no. 5 (2024): 1–15.

Nazir, M. Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia, 2005.

Nofie Imam. Investasi Emas. Jakarta: Daras, 2009.

Oni Sahroni, M. H. Fiqh Muamalah: Dinamika Teori Akad dan Implementasinya dalam Ekonomi Syariah. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada., 2016

Prathama Rahardja. Uang dan Perbankan (Cet. ke-3). Jakarta: Rineka Cipta, 1997.

Said Agil Husain al-Munawar. Hukum Islam dan Pluralitas Sosial. Jakarta: Permadani, 2004.

Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2017.

Syuhada Abu Syakir.Ilmu Bisnis dan Perbankan Perspektif Ulama Salafi. Bandung: Tim Tokobagus, 2011.

Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa. Kamus Bahasa Indonesia. Departemen Pendidikan Nasional, 2008.

Wahbah az-Zuḥaylī. al-Fiqh al-Islāmī wa Adillatuhu. Dimashq: Dār al-Fikr, 1989.

Wibawa, G.Analisis Kesesuaian Fatwa DSN-MUI No. 77/DSN-MUI/V/2010 terhadap Praktik Jual Beli Emas di Indonesia. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah., 2023.

Yusuf al-Qaraḍāwī. Bagaimana Memahami Hadis Nabi SAW. Bandung: Karisma, 1993.

Yusuf al-Qaraḍāwī. Studi Kritis Sunnah. Bandung: Trigenda Karya, 1995.




DOI: http://dx.doi.org/10.29300/madania.v29i2.9365

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Indexing by :

_______________________________________________


Creative Commons License
Madania: Jurnal Kajian Keislaman is published UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu and distributed with permission under the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License..

__________________________________________________

Madania: Jurnal Kajian Keislaman
Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
Jl. Raden Fatah, Pagar Dewa Kota Bengkulu 38211
Bengkulu, Sumatra Indonesia