Keutamaan Waktu dalam Islam sebagai Sumber Motivasi Mahasiswa Perantau dalam Menjalani Kehidupan Akademik
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman mahasiswa perantau dalam
menghadapi tantangan akademik dan kehidupan sehari-hari serta memahami bagaimana
proses adaptasi mereka membentuk kemandirian. Penelitian menggunakan pendekatan
kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap tiga informan yang merupakan
mahasiswa perantau.Data dianalisis melalui tahapan open coding, axial coding,dan selective
coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa perantau mengalami beberapa
tantangan utama, yaitu tekanan emosional berupa rasa rindu dan kesepian akibat jauh dari
keluarga, yang tergambar dari pernyataan informan,seperti jauh dari keluarga membuat
banyak mahasiswa merasa rindu akan suasana rumah dan saat saya sedang sakit saya merasa
sangat sendirian karena harus mengurus semuanya sendiri.Selain itu,tantangan manajerial
muncul dalam bentuk pengelolaan keuangan yang menuntut kemampuan memilah prioritas,
sebagaimana dinyatakan membedakan kebutuhan dan keinginan serta harus dicatat apa saja
pengeluaran kita selama 1 bulan.Tantangan berikutnya berkaitan dengan adaptasi sosial,di
mana informan mengungkapkan perlunya membangun relasi baru melalui mulai percakapan
kecil dengan teman di kampus dan kehati-hatian dalam memilih lingkungan pergaulan agar
tidak salah arah. Mahasiswa juga menghadapi tekanan akademik yang bertambah berat,
misalnya sekali bikin laporan ada 5 laporan dalam sehari itu bikin capek,yang
menggambarkan bahwa intensitas tugas turut memengaruhi kondisi emosional dan fisik
mereka. Meskipun demikian, seluruh pengalaman tersebut justru membentuk kemandirian,
seperti terlihat pada pernyataan sejak merantau mulai mandiri sering masak,serta
peningkatan kemampuan mengelola diri, bertanggung jawab, dan menjaga motivasi untuk
membanggakan orang tua. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa proses
merantau tidak hanya menghadirkan tantangan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan
karakter, ketahanan pribadi, dan kemampuan manajemen diri yang sangat berpengaruh
terhadap keberhasilan akademik dan perkembangan kedewasaan mahasiswa perantau.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Anjani, R. P., Marsofiyati, & Utari, E. D. (2024). Pengaruh penyesuaian diri dan dukungan sosial terhadap motivasi belajar mahasiswa perantau.
Fajrina Ulfatul Ulum, F., Zuhriyah, I. N., Cahyaningsih, L. A., Salam, N. A. A., Acyka., & Abbas, R. I. (2024). Membangun kemandirian dan pengembangan diri mahasiswa perantau melalui peran sebagai pengurus musholla.
Imam Syafi’i, & Sadewo, F. S. (2023). Strategi adaptasi mahasiswa perantau di Kota
Surabaya.
Jumrian, & Husin. (2022). Strategi anak perantauan dalam menyelesaikan studi di
perguruan tinggi.
Salwa, T. A., Shifa, R. N., & Aini, D. K. (2024). Analisis strategi manajemen waktu untuk meningkatkan produktivitas belajar mahasiswa.
Sadut, A. (2025). Hubungan antara manajemen waktu dan prokrastinasi akademik
mahasiswa bimbingan dan konseling.
Sinaga, Z. V., Larasati, T., & Abdillah, R. (2024). Peran dukungan sosial teman sebaya
terhadap motivasi belajar mahasiswa di Bekasi.
Tinambunan, A. P. (2023). Bagaimana menggunakan waktu dengan baik.
Wijaya, A. A. A. R., & Widiasavitri, P. N. (2019). Hubungan dukungan sosial teman
sebaya terhadap motivasi berprestasi pada remaja awal.
Zimmerman, B. J. (2002). Becoming a self-regulated learner: An overview. Theory Into
Practice, 41(2), 64–70.
Agustiningsih, W., Mawardi, I., & Hidayati, N. (2020). Financial literacy and financial
behavior among college students. Jurnal Ekonomi & Pendidikan, 17(1), 1–12.
Diehl, K., Jansen, C., Ishchanova, K., & Hilger-Kolb, J. (2018). Loneliness at universities Determinants of emotional and social loneliness among students. Child and Adolescent Psychiatry and Mental Health, 12(1), 1–9.
Ellard, O. B., Li, Y., & Smith, L. (2023). Interventions addressing loneliness among university students: A review. Child and Adolescent Mental Health, 28(2), 150–157.
English, T., Davis, J., Wei, M., & Gross, J. (2016). Homesickness and adjustment across the first year of college. Journal of Social and Clinical Psychology, 35(6), 419–439
Erikson, E. H. (1968). Identity: Youth and crisis. W. W. Norton.
Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The economic importance of financial literacy: Theory and evidence. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44.
Misra, R., & Castillo, L. G. (2004). Academic stress among college students:Comparison of American and international students. International Journal of Stress Management, 11(2), 132–148.
Tinto, V. (1997). Classrooms as communities: Exploring the educational character of
student persistence. Journal of Higher Education, 68(6), 599–623.
Yusoff, M. S. (2011). Stress, stressors and coping strategies among Malaysian medical
students. International Medical Journal, 18(1), 29–36.
Robotham, D., & Julian, C. (2006). Stress and the higher education student: A critical
review of the literature. Journal of Further and Higher Education, 30(2), 107–117.
DOI: http://dx.doi.org/10.29300/istisyfa.v4i1.9928
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Dwi Rahmadani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.