Membentuk Kepribadian Islami Remaja Melalui Wudhu

Dini Mahfudzah Aulia

Abstract


Abstract Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran wudhu dalam membentuk kebiasaan hidup bersih, akhlak baik, serta regulasi diri (self-regulation) pada remaja melalui pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tiga informan remaja, kemudian dianalisis menggunakan tahapan open coding, axial coding, dan selective coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wudhu dipahami tidak hanya sebagai ritual ibadah, tetapi juga sebagai kebiasaan yang menumbuhkan disiplin, tanggung jawab, dan kontrol diri. Informan menjelaskan bahwa praktik wudhu yang dilakukan secara konsisten setiap hari membentuk kesadaran remaja untuk menjaga kesucian, berhati-hati dalam bertindak, serta menghindari perilaku yang berpotensi membatalkan wudhu. Selain itu, wudhu memberikan ketenangan emosional, membantu mengurangi pikiran negatif, menstabilkan emosi, serta meningkatkan ketenangan batin, sehingga berfungsi sebagai sarana regulasi emosi yang efektif. Wudhu juga berperan dalam menjaga kebersihan fisik, seperti mengurangi keringat dan membuat tubuh terasa segar, sehingga mendukung pembentukan gaya hidup sehat. Analisis tematik menunjukkan bahwa wudhu berfungsi sebagai mekanisme pembentukan self-regulation melalui integrasi aspek spiritual, psikologis, fisik, dan sosial, yang secara keseluruhan mendukung pembentukan karakter remaja. Temuan ini menegaskan bahwa wudhu memiliki kontribusi multidimensional dalam perkembangan remaja dan dapat dimanfaatkan sebagai strategi pendidikan karakter di sekolah maupun keluarga. Penelitian lanjutan disarankan untuk melibatkan jumlah informan yang lebih luas guna memperkuat generalisasi hasil penelitian.

Keywords


wudhu, remaja, regulasi diri, disiplin, kebersihan, ketenangan emosional

Full Text:

PDF

References


Abdullah, M. (2019). Islamic perspectives on emotional regulation. Journal of Islamic Psychology, 4(1), 12–25.

Al-Ghazali. (2001). Ihya’ Ulumuddin. Darul Fikr.

Alisjahbana, A. (2020). Religious practices and adolescent moral development. Journal of Islamic Education Studies, 8(2), 77–89.

Almakhzoomi, K. (2018). Ablution and psychological comfort: A qualitative analysis. Journal of Islamic Studies, 22(3), 144–152.

Anwar, S. (2021). Ritual purification and its impact on adolescent behavior. Indonesian Journal of Islamic Education, 9(2), 55–68.

Asy-Syarbashi, S. (2010). Fiqh Ibadah. Pustaka Al-Kautsar.

Azizah, N. (2022). Cleanliness and spirituality in Islamic youth education. Journal of Character Education, 6(1), 44–57.

Baumeister, R. F., & Vohs, K. D. (2007). Self-regulation, ego depletion, and motivation. Social and Personality Psychology Compass, 1(1), 115–128.

Hidayat, R. (2022). Spiritual habits and adolescent discipline. Journal of Character Education, 7(1), 33–45.

Koenig, H. G. (2012). Religion, spirituality, and health: The research and clinical implications. ISRN Psychiatry, 2012, 1–33.

Koole, S. L., & Van den Bos, K. (2017). Religious rituals as tools for adaptive self-regulation. Journal of Religion and Health, 56(3), 1–18.

Lubis, R. H. (2020). The role of ablution in emotional stability among Muslim youth. Journal of Muslim Mental Health, 14(3), 210–225.

Naya, A. A. (2023). Pengaruh wudhu bagi kesehatan manusia. Maryam Sejahtera: Religion Journal, 5(1), 22–30.

Nasr, S. H. (2015). Islamic spirituality: Foundations. Routledge.

Rahmawati, D. (2021). Pengaruh ibadah rutin terhadap disiplin remaja di sekolah. Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 101–115.

Reza, I. F. (2020). Wudu as Islamic psychotherapy to improve sleep quality. Journal of Islamic Psychology, 6(2), 45–58.

Reza, I. F., et al. (2024). Wudu as Islamic psychotherapy in overcoming emotional instability. Indonesian Journal of Behavioral Studies, 4(1), 12–25.

Syukur, M. A. (2019). Psikologi Ibadah. UIN Press.

Tian, A. D., et al. (2018). Enacting rituals to improve self-control. Harvard Business School Working Paper, 19-014.

Yunus, F. (2020). Religious practices and youth emotional well-being. Journal of Islamic Guidance, 11(2), 70–82.




DOI: http://dx.doi.org/10.29300/istisyfa.v4i2.9924

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Dini Mahfudzah Aulia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.